BeritaEnergi

SUS ENVIRONMENT Terpilih Kembangkan Dua Proyek Waste-to-Energy di Indonesia

SUS ENVIRONMENT (SUS Indonesia Holding Limited) terpilih sebagai mitra pengembangan dua proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (Waste-to-Energy/WtE) dalam proses seleksi tahap kedua di Indonesia. Penetapan tersebut diumumkan oleh PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera).

SUS ENVIRONMENT menjadi salah satu penyedia teknologi WtE yang berhasil memperoleh dua proyek dari proses seleksi yang diikuti 68 proposal dari 85 peserta prakualifikasi yang berasal dari berbagai negara.

Untuk proyek Lampung Raya Waste-to-Energy, SUS ENVIRONMENT akan memimpin konsorsium bersama PT Indoplas Dewata Energi. Sementara itu, pada proyek Surabaya Raya Waste-to-Energy, perusahaan bergabung dalam konsorsium bersama PT Bakrie Power dan PT Akritas Karya Persada.

Keberhasilan tersebut memperkuat posisi SUS ENVIRONMENT dalam pengembangan proyek WtE, khususnya melalui penguasaan teknologi pembangkit listrik berbasis insinerasi sampah serta kemampuan memenuhi berbagai standar internasional.

Kedua proyek tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia dalam menghadapi peningkatan volume sampah perkotaan sekaligus mendorong transisi menuju energi bersih. Dengan jumlah penduduk yang besar dan pertumbuhan kawasan perkotaan yang terus meningkat, pengolahan sampah menjadi energi dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan bauran energi bersih nasional.

Melalui pengalaman mengembangkan dan mengoperasikan berbagai fasilitas WtE, SUS ENVIRONMENT menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan pengelolaan sampah di Indonesia. Teknologi yang digunakan memungkinkan limbah perkotaan diolah menjadi energi listrik sekaligus membantu mengurangi beban pengelolaan sampah.

Penetapan Conditional Letter of Award (Conditional LOA) untuk kedua proyek tersebut juga menjadi langkah penting dalam ekspansi internasional SUS ENVIRONMENT. Setelah membangun rekam jejak di Tiongkok melalui pengoperasian berbagai fasilitas WtE, perusahaan kini memperluas kiprahnya ke pasar global, termasuk Indonesia.

Melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan lokal dan dukungan kapabilitas teknis yang dimiliki, SUS ENVIRONMENT berupaya memperkuat posisinya di industri lingkungan global. Ekspansi tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan mendukung transisi menuju energi bersih di berbagai negara.