Persija Jakarta Jadi Klub Sepak Bola Pertama di Indonesia yang Miliki Bus Listrik
Persija Jakarta resmi memperkenalkan bus tim terbaru yang menggunakan teknologi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Peluncuran bus tersebut berlangsung di Hall C, JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/5/2026).
Bus baru Persija tampil dengan warna dominan merah sebagai identitas klub. Kendaraan ini menggunakan sasis Hyundai dan bodi buatan karoseri Laksana, serta sepenuhnya ditenagai oleh motor listrik tanpa menghasilkan emisi gas buang saat beroperasi.
Dengan hadirnya armada ini, Persija Jakarta menjadi klub sepak bola pertama di Indonesia yang menggunakan bus listrik sebagai sarana transportasi resmi bagi pemain dan ofisial untuk mendukung aktivitas latihan maupun pertandingan.
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, menyebut kehadiran bus listrik ini merupakan momen penting bagi klub.
“Hari ini adalah hari yang spesial karena kita akhirnya bisa melihat langsung bus yang selama ini kita idam-idamkan. Persija adalah tim pertama yang menggunakan bus elektrik,” ujar Bambang Pamungkas.
Komitmen Meningkatkan Fasilitas Tim
Menurut Bambang Pamungkas, pengadaan bus listrik ini merupakan bagian dari komitmen manajemen Persija dalam meningkatkan kualitas fasilitas bagi seluruh tim.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan tidak hanya dilakukan dari sisi teknis di lapangan maupun manajemen, tetapi juga pada aspek kenyamanan dan mobilitas pemain.
“Kami berharap dengan fasilitas dan kenyamanan yang diberikan bus ini, para pemain bisa lebih rileks dan fokus dalam menjalani setiap pertandingan sepanjang musim. Semoga hal tersebut dapat membantu Persija meraih prestasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Mendukung Transportasi Ramah Lingkungan
Selain meningkatkan fasilitas tim, penggunaan bus listrik juga menjadi bentuk dukungan Persija terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Bambang Pamungkas menegaskan bahwa bus listrik yang digunakan Persija mengusung konsep zero emission, sehingga tidak menghasilkan emisi gas buang selama digunakan.
“Bus yang selama ini kami impikan akhirnya terwujud. Ke depan Persija akan menggunakan bus berbasis energi listrik dengan konsep zero emission. Ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik di Indonesia,” jelasnya.
Langkah Positif bagi Industri Kendaraan Listrik
Kehadiran bus listrik Persija menjadi contoh bahwa pemanfaatan kendaraan listrik tidak hanya berkembang di sektor transportasi publik, tetapi juga mulai diadopsi oleh dunia olahraga profesional.
Langkah ini menunjukkan bagaimana klub sepak bola dapat berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sekaligus memperkenalkan teknologi transportasi yang lebih ramah lingkungan kepada masyarakat luas. Dengan semakin banyak institusi yang beralih ke kendaraan listrik, diharapkan ekosistem elektrifikasi transportasi di Indonesia dapat berkembang lebih cepat dan mendukung target pembangunan berkelanjutan.
